Saturday, January 24, 2015

Immortalisys Syndrome -Keabadian-



Immortalisys Syndrome
-Keabadian-
Penulis:Aliffiandika.
Genre: thriller ,Romance,Sci-Fi



      Arya adalah pemuda berusia 17 tahun yang lahir pada masa kolonial Belanda,tepatnya pada tahun 1912.Awalnya semua berjalan normal,ia hidub dilingkungan para Saudagar.mereka selalu membayar upeti yang sangat besar kepada Belanda,dengan begitu mereka tidak akan diganggu oleh Belanda selama mereka terus membayar upeti itu.
     Namun semua berubah ketika usianya menginjak 27 tahun.Fisiknya tidak berubah semenjak ia berusia 17 tahun,ia tidak mengalami penuaan sedikitpun,warga yang melihat hal itu mulai menjadikanya sebagai bahan pembicaraan,berbagai persepsi negatif muncul dari kalangan masyarakat.
     Keluarga Arya melarang Arya keluar rumah.Mereka mengatakan kepada para warga bahwa Arya telah pindah bersama Pamanya ke suatu tempat,hal itu dilakukan untuk melindunginya agar warga tidak berfikir yang tidak tidak mengenai keawet-mudaan Arya.
     Bertahun tahun ia terkurung di dalam rumah,ia merasa bosan untuk hidup.Tanpa melihat dunia luar,hidubnya tak akan berarti.Suatu hari ia pergi dari rumah secara sembunyi sembunyi,yang Arya inginkan hanyalah hidup Normal seperti yang lainya.
    Saat ia duduk sendiri di tepi danau untuk menikmati keindahan matahari terbenam,salah seorang warga melihat dirinya,dan warga itu begitu terkejut melihat Arya,walau sudah bertahun tahun,namun tetap saja Arya tak bertambah tua secara fisik.Kabar itupun menyebar dengan cepat,warga mulai takut dengan keberadaan Arya yang awet muda itu,mereka beranggapan bahwa Arya adalah seorang siluman atau penganut ilmu hitam yang menjadikan orang lain sebagai tumbal keawet-mudaanya.
     Warga datang beramai ramai ke rumah Arya,mereka berniat mengusir Arya dari tanah mereka,keluarga Arya tak mampu berbuat apa apa,mereka sudah berusaha melindungi Arya sebisa mungkin,namun apa daya,kini Arya telah terusir dari tempat kelahiranya.kini dia hidub sebatang kara sebagai orang terbuang,dan bahkan dia tak tahu dia berada di kota yang entah apa namanya.
    Suatu hari ia melihat para pejuang kemerdekaan yang berusaha bertahan hidup demi kemerdekaan bangsanya.Arya yang saat itu tak mempunyai tujuan hidub memutuskan untuk bergabung dengan para pejuang kemerdekaan,dan kini setidaknya dia mempunyai tujuan hidup,yaitu untuk merebut kembali Kemerdekaan Negara.
     Pada suatu misi,mereka menyerang sebuah tempat yang saat itu dikuasai Belanda.Saat Arya melihat daerah itu,ia baru menyadari bahwa itu adalah tanah kelahiranya.Yang mengenaskan,ia melihat mayat mayat berserakan di kampung halamanya.ternyata para tentara Belanda telah menghabisi seluruh warga di tanah itu karena mereka berhenti membayar upeti.
     Arya hanya memiliki satu tujuan hidub, yaitu merebut kemerdekaan Negeri ini dari Belanda .Hingga pada tahun 1945 Indonesia merdeka.Kini tujuanya telah terpenuhi,dan kini ia tak memiliki alasan untuk tetap hidup ,keluarganya telah pergi,dan ia tak punya siapa siapa lagi,yang ia inginkan hanyalah hidup normal.
     Ia hanya ingin hidup normal,menikah,dan berkeluarga,lalu menikmati hari hari tuanya. Tapi itu tak mungkin terjadi,ketika semua orang di dekatnya menua,ia tetap muda,dan orang orang di sekitarnya mulai takut denganya.Terkadang ia berfikir untuk bunuh diri,namun ia teringat kata kata Ibunya saat dia masih kecil ‘ketika seseorang bunuh diri,maka jiwanya tak akan diterima di surga manapun’,karena dia ingin bertemu keluarganya di Surga,maka dia tak pernah mengakhiri hidubnya dengan sengaja.Akhirnya ia memutuskan untuk berpindah pindah Provinsi tiap kurang lebih tiga tahun sekali untuk menghindari kecurigaan warga,ia memilih menjadi seorang pelajar SMA.
    Saat Arya menjadi siswa SMA di salah satu Provinsi,ia memiliki seorang teman,namanya Hendri.beberapa tahun kemudian,Hendri menjadi seorang dosen Biologi genetika di sebuah universitas,dan ketika Arya datang ke rumahnya,Hendri begitu kaget karena melihat wajah Arya yang tak berubah sama sekali sejak SMA.Karena Arya mempercayai Hendri sebagai sahabatnya,akhrinya ia menceritakan semua kepadanya.
    Hendri seolah tak percaya dengan apa yang ia dengar,iapun mengambil sample darah milik Arya dan meneliti DNA Arya.setelah ia teliti hasilnya sangat mengagetkan.
     “Arya.... kau mengalami kelainan yang amat langka,bahkan aku ragu ada orang lain di dunia ini yang mengalami hal sepertimu.”ujar Hendri memberitahukan hasil penelitianya pada Arya.
    “Apa maksudmu...?”tanya Arya.
    “Kau mengidap kelainan Immortalisys Syndrome, kelainan DNAmu itulah yang membuatmu Abadi secara biologis.Selama kau tidak sakit atau di bunuh kau akan terus hidub untuk selamanya.”jelasnya.
    “apa..!?bisakah kau terangkan padaku lebih lanjut?”Arya kembali bertanya kepada Hendri.
     “kelainan itu membuat sel sel tubuhmu memiliki kemampuan menghasilkan Enzim Telomerase,Enzim itu merupakan enzim yang berfungsi untuk mengatur telomere yang ada di ujung setiap kromosom, biasanya dimiliki oleh Lobster. Telomere sendiri berguna untuk melindungi kromosom atau DNA dari degradasi(penurunan).Pada mahluk hidup umumnya seperti manusia, setiap kali sel Telomere ini membelah diri maka degradasi akan terjadi dan itu akan memburuk seiring bertambahanya usia.Dan itu menyebabkan penuaan.Tapi dengan Enzim yang kau miliki,siklus hidub sel dari tahap immature ke dewasa selalu berulang dan tak ada batas jangka waktunya.Kau tidak bisa mengalami penuaan,dengan kata lain,kau akan abadi secara biologis.”Hendri menjelaskan.Tak hanya abadi secara fisik,tapi kekebalan tubuhnya juga diatas rata rata,hal itu membuat Arya tak pernah sakit.
     “Hah..? bagaimana itu bisa terjadi padaku..?”
     “Entahlah,aku juga tak tahu,tapi biasanya itu terjadi pada hewan laut seperti lobster dan ubur ubur.Dan baru kali ini ada pada manusia.”
    “Apakah kau bisa mengobatinya..?”ekspresi wajah Arya berubah.
    “Apa..?itu bukan penyakit,tapi itu gen bawaan,atau kelainan genetik.Kau kunci umat manusia menuju keabadian.”ungkap Hendri.
    “Tidak..!!kau tidak tahu rasanya hidub abadi,kau tak tahu apa yang selama ini aku alami.Dan jika semua manusia seperti aku,maka akan terjadi ledakan populasi manusia yang tak terkendali,dimana angka kelahiran sangat tinggi dan angka kematian hampir nol.”Arya mempertegas.
     “Maaf Arya,kalau begitu,aku akan meneliti lebih lanjut DNAmu,dan aku akan berusaha mencari jalan keluar dari masalahmu.”
    “Terimakasih Hend...kau memang sahabatku”ujar Arya.
    “Tak masalah kawan ,kitakan sahabat.”
    Beberapa bulan kemudian Arya datang kembali ke rumah Hendri,namun ia malah mendapat kabar buruk, Hendri telah meninggal dunia beberapa minggu lalu karena serangan jantung,dan itu menjadi pukulan berat bagi dirinya.Harapanya telah hilang,ia tidak mungkin berkonsultasi ke orang lain,karena mereka pasti akan mencoba mengembangkan keabadianya untuk umat manusia.Iapun pergi lagi berpindah Provinsi.   
     Setelah puluhan tahun ia berkeliling ke berbagai Provinsi akhirnya ia kembali ke tanah kelahiranya,yaitu Malang.Ia masuk SMA Negeri 12 Malang.
     Di kelas,ia sangat cerdas,ia selalu mendapatkan peringkat satu,dan hampir semua mata pelajaranya mendapat nilai sempurna.Tak heran,tentu saja karena ia mempelajari hal yang sama selama puluhan tahun,dan ia sudah puluhan kali menjadi anak SMA.ia juga mahir dalam berbahasa,ia menguasai lebih dari 30 bahasa,baik bahasa Internasional ataupun bahasa daerah di Indonesia,itu semua karena ia telah hidub di berbagai tempat selama ini.
    Ia tinggal di sebuah kontrakan di Kota Malang.Di sore hari ia bekerja sebagai guru les private bahasa Inggris untuk anak SD di sebuah lembaga pendidikan non-formal,ia melakukan itu untuk mencukupi kebutuhan hidubnya.Terkadang ia sangat putus asa,karena ia menjalani kehidupan yang sangat panjang dan hampa.Pertanyaan pertanyaan terus membuatnya gelisah,untuk apa ia hidub,untuk apa Tuhan memberinya umur begitu panjang,dan apa arti hidubnya,kenapa ia tak bisa hidub normal dan bahagia seperti orang lain.
    Setiap sore sebelum bekerja,ia menyempatkan diri pergi ke lapangan sambil membawa gitar.Ia menikmati pemandangan senja hari yang indah,hanya itu yang membuatnya terhibur.Ia tak punya teman,karena ia sendiri yang berusaha untuk tidak berteman. Ia juga berusaha untuk tidak pernah jatuh cinta,apa lagi berkeluarga,semua karena keabadian tubuhnya yang membuat orang orang takut.
     Suatu sore ketika ia sedang bermain gitar,tiba tiba dibelakangnya ada seorang gadis yang mengejutkanya.Gadis itu adalah Eve,dia adalah teman sekelas Arya.Ia duduk bersama Arya melihat matahari,sore itu menjadi sore yang menyenangkan baginya.
     Hari berikutnya,Eve datang lebih dulu di tempat Arya,kemudian Arya datang membawa gitar seperti biasa.Mereka berdua bercanda bersama menikmati senja,mereka bernyanyi bersama tiap sore.Sejak saat itu mereka berdua jadi dekat dan tiap sore mereka duduk bersama di tempat itu.Hal itu membuat hari hari Arya berubah,kini hari harinya lebih menyenangkan.
     Tanpa mereka sadari,ternyata Arya dan Eve telah sangat dekat,mereka saling menyukai,dan tanpa disadari,mereka berdua saling jatuh cinta.Hal itu membuat Arya takut.
    Suatu sore,Eve datang ke lapangan dan ia melihat wajah Arya muram. “ada apa Arya?kenapa wajahmu muram begitu?”tanya Eve duduk di sebelah Arya.
    Arya terdiam sejenak, “begini Eve...sebaiknya kau menjauhiku...” ungkap Arya dengan nada sedih.
   “Apa..?!kenapa?apakah ada yang salah dengan kita?!”
   “Tidak...kau begitu baik,dan kau tidak tahu monster macam apa aku ini.Aku bukan manusia biasa seperti mu..”ucapnya terbata-bata dengan wajah suram.
    “Aku tidak mengerti maksudmu,jangan bercanda deh..”jawab Eve,pembicaraan menjadi serius.
    “Bagaimana jika aku ini adalah mahluk aneh yang berusia lebih dari seratus tahun...?”katanya.
    Eve tahu betul kalau Arya tak pernah main main dengan yang ia katakan. “tak masalah,memangnya ada masalah apa dengan usia,yang pentingkan pribadi diri kita.”sahut Eve.
    Arya sedikit terkejut mendengar ucapan Eve,ia memandangi wajah Eve sebentar dan memalingkanya lagi. “Dengar,aku ingin mengatakan yang sejujurnya padamu,aku ini lahir tahun 1912,aku menderita kelainan Immortalisys Syndrome,kelainan genetis berupa keabadian fisik,aku tak bisa tua,aku selamanya akan tetap muda,dan ketika orang orang di sekitarku menyadarinya,mereka semua akan takut dan menjauhiku,itu yang terjadi padaku.dan aku tidak mau perasaan kita berdua terluka,sebaiknya kita tidak usah mengenal lebih dalam lagi...maafkan aku Eve.”
     “Aku tidak peduli,apa dan siapa kau ini.Yang aku kenal hanyalah Arya pria yang baik hati dan membuat orang disekitarnya senang.”Eve menjawab dengan tenang.
    Arya seolah tak percaya dengan apa yang ia dengar,Arya semakin gelisah. “Maaf Eve,aku harus bekerja,kau harus pulang,ayo ku antar.”Arya langsung memutus pembicaraan dan memalingkan wajahnya.Ia mengantar Eve pulang,Eve tak merasa takut sedikitpun dengan Arya setelah mengetahui yang sesungguhnya,bahkan saat pulang berboncengan,Eve tak segan segan memeluk erat Arya,hal itu membuat Arya semakin gelisah.
    Sepulang Sekolah Arya datang ke lapangan,tapi kali ini ia tak membawa gitar,sudah hampir seminggu ia tak bertemu dengan Eve,baik di Sekolah maupun di lapangan,ia berfikir mungkin itu semua karena ucapan Arya pada Eve beberapa hari yang lalu.
    Tiba tiba seseorang tampak berlari menghampiri Arya.seorang laki laki.
    “Arya...kau Arya kan...?”kata pemuda itu,namanya Ari,ia teman Eve,Ari adalah sahabat Eve sejak kecil.
    “I..iya,ada apa?kau siapa?”tanya Arya.
    “Aku Ari,teman Eve,apa kau tidak tahu apa yang terjadi pada Eve?”tanya Ari.
    “Ada apa?”
    “Selama ini Eve menderita kelainan jantung,saat kecil ia mengalami kebocoran jantung,sekarang jantungnya sudah mulai rusak,jantungnya tak akan bertahan lama lagi.Kini ia ada di rumah sakit,keadaanya kritis dan ia terus memanggil manggil nama mu..”terang si Ari pada Arya.
    “apa..?!!apa kau bersungguh sungguh?”
    “ya ...aku tak bohong,sumpah.”mereka berdua mengendarai motor Arya pergi ke rumah sakit menjenguk Eve.
     Sesampainya disana,ia melihat Eve berbaring di rumah sakit,wajahnya sangat pucat.kata Ari,dokter telah mengatakan bahwa ia tak akan bertahan lama dengan keadaan Jantungnya yang mengalami kerusakan itu.“Bagaimana keadaanmu?”tanya Arya,hanya ada Arya dan Eve di ruangan itu.
   “Senang melihatmu.”katanya lemas.
   Arya sangat sedih,dan matanya mulai basah. “kenapa dunia ini tidak adil...”.ia berhenti sejenak, “kau harus bertahan hidub dan sembuh.Mungkin itu perkataan yang aneh dari seseorang yang selalu ingin mati seperti ku”ujarnya.Arya berfikir kenapa dunia ini tidak adil,dilain sisi dia tidak bisa mati,dan ia ingin sekali mati,tapi dilain sisi ada seorang gadis yang masih sangat muda dan perjalanan hidubnya masih panjang malah semakin mendekati kematian.Ia sangat sedih.
    “Kan aku sudah bilang..aku tidak peduli,yang aku tahu,kau adalah pria baik hati,bijak sana,dan menyenangkan,membuat orang orang disekitarnya senang.”kata Eve,Arya semakin sedih mendengarnya.
     Keesokan harinya,Ari datang menemui Arya di depan Rumah sakit “Arya...aku punya berita baik,dokter mengatakan Eve mungkin bisa disembuhkan dengan operasi transplantasi jantung,mungkin itu bisa membuat Eve dapat bertahan hidup ,tapi keluarga Eve tak memiliki dana untuk donor jantung dan operasinya.”kata Ari.
    Langsung terlintas dipikiran Arya tentang tabunganya selama puluhan tahun. “begini saja,besok kau ikut aku untuk mengambil uang tabunganku di Bank,aku akan membayar donor itu.”kata Arya.
    “Apa ?tabunganmu..?”
    “Ya,kurasa tabunganku sudah cukup banyak setelah menabung berpuluh puluh tahun.”ujar Arya.
    “Hah...berpuluh puluh tahun?usiamu kan baru 17..”ujar Ari yang belum mengetahui tentang jati diri Arya sebenarnya.
    “Ah..maksudku dari mulai tabungan ayahku...”
    Keesokan harinya mereka berangkat ke Bank untuk mengambil tabungan Arya.mereka berdua sampai di Bank.Tapi sesuatu yang buruk terjadi,mereka berdua tak pernah menyangka kalau hari itu adalah malapetaka bagi mereka.Dua orang perampok bertopeng dengan membawa senjata api berniat merampok Bank,mereka telah menembak para keamanan Bank,kini mereka mengancam semua orang yang ada di Bank.
    Kedua perampok itu mengancam siapa saja yang berani melawan,dan mereka tak segan segan menembaknya.kedua perampok itu mengambil semua uang di bank itu,tak ada yang berani menelepon Polisi,mereka berdua juga mengambil uang milik Arya.
    “Sial..!!berani beraninya mereka...!!”ujar Arya mulai marah.
    “Ssstt..tenanglah Arya,tak ada yang bisa kita lakukan sekarang,kita hanya bisa menunggu Polisi.”kata Ari berusaha menahan Arya.
    “Tidak bisa..!,uang itu harus kita gunakan untuk membuat Eve sembuh,Polisi tak akan datang,tak ada yang berani menelepon...!”Arya bangkit dan mulai menghampiri perampok itu.
    Ia langsung memukul dan menendang seorang perampok yang membawa uangnya. Perkelahian pun terjadi,Arya merebut uangnya dan membanting si perampok,ia mematahkan kedua lengan perampok itu.Tapi takdir berkata lain,ia lengah dengan perampok yang seorang lagi,perampok itu menembaki Arya didepan mata banyak orang.
    Melihat itu Ari tak diam saja,ia langsung berlari dari belakang dan memukulkan vas bunga ke kepala perampok itu hingga pingsan,semua orang panik dan berlarian meninggalkan Bank,beberapa orang tinggal di Bank untuk menahan kedua perampok itu,dan sebagian lagi menelepon polisi.
    Ari berlari menghampiri Arya yang telah bersimbah Darah.dua peluru menembus dadanya,dan salah satu peluru menembus perutnya,sehingga ia mengalami pendarahan.namun wajah Arya tersenyum.
    “Bertahanlah Arya,Ambulan akan segera datang,tetaplah bersamaku”kata Ari disamping Arya.
    “Tidak,jarak dari Bank ke Rumah sakit sangat jauh,aku tak punya cukup waktu,sepertinya aku akan segera kehabisan darah,paru paruku juga akan segera mati,tapi aku merasa bahagia...”ia tetap tersenyum dengan keadaanya yang sekarat.
    “Kau tidak boleh berkata begitu,kau akan selamat,kau dan Eve akan selamat,percayalah padaku,aku akan menyelamatkan kalian berdua....”kata Ari.
    “Terima kasih telah menghiburku,aku sudah hidub cukup lama,maukah kau membantuku,tolong tuliskan apa yang aku ucakan,dan tolong sampaikan pada Eve ketika dia sembuh.”ujarnya
    Ari sangat sedih,iapun sadar kalau Arya tak akan bertahan lama. “Baiklah...”ia mengambil kertas dan pulpen.
    Arya mulai berbicara,dan Ari menuliskanya,dan saat itu pula Ari mengetahui yang sebenarnya tentang Arya.Arya sudah kehabisan nafas,darahnya sudah tak bisa dihentikan,ia pendarahan hebat,nyawanya tak tertolong,dan ia meninggal dengan senyuman diwajahnya. Ari tak bisa membayangkan bagaimana caranya memberitahukan hal itu kepada Eve.
     Di akhri nafasnya,Arya berpesan untuk mendonorkan jantungnya untuk Eve,dan ia meminta Ari untuk menjaga Eve.
    Beberapa minggu kemudian,Eve telah sembuh berkat donor jantung dari Arya yang ternyata jantung Arya sangat cocok dengan milik Eve.Eve dan Ari datang ke makam Arya dan disana Eve membaca surat dari Arya,pesan Arya dinafas terakhirnya.
“Aku sudah hidup selama lebih dari seratus tahun,dan selama itu aku hidup dalam kehampaan,aku tak memiliki siapapun dan aku tak memiliki alasan untuk tetap hidup.Selama ini aku memiliki berbagai pertanyaan,untuk apa aku hidup?apa maksud semua ini?dan kenapa Tuhan memberiku umur yang begitu panjang?,aku hidub untuk mencari jawaban atas pertanyaaku ini.Tapi hidupku berubah ketika aku bertemu denganmu,kau membuat hidupku lebih indah dan berwarna,kau membuatku merasakan yang namanya cinta.Dan aku menemukan jawaban atas semua pertanyaanku,kenapa Tuhan memberiku usia sepanjang ini?,yaitu untuk mempertemukanku dengan gadis baik dan menyelamatkanya dari kematian.Kau tidak boleh mati dulu,karena kau belum menemukan arti hidupmu.Terimakasih atas segalanya Eve,semoga cepat sembuh,aku bahagia bertemu denganmu.Walaupun aku sudah tiada,tapi jantungku akan terus berdetak bersamamu.selamat tinggal bidadariku...”
      Itulah pesan terakhir dari Arya,kini Arya telah pergi,ia menemukan kebahagiaanya di akhir hayatnya,Eve pun berhasil bertahan hidub dengan jantung dari Arya,namun Eve sangat sedih dan tak bisa menghentikan tangisnya karena harus kehilangan Arya,walau begitu,kini Arya sudah bahagia dalam keabadian yang sesungguhnya.

TAMAT
 

DUNIA PARAREL



Dunia Pararel
Writter:Aliffiandika
Genre:Thriller,Persahabatan,Sci-Fi


     Liburan semester akan segera datang,nilai Ujian yang anjlok membuat Sandy putus asa,Sandy adalah siswa kelas 1 SMA di SMA Tarumanegara 1,ia adalah anak yang suka mengurung diri,ia tidak punya teman sama sekali,bahkan di dalam kelas,ia selalu menyendiri dan duduk di bangku paling belakang.ia menghabiskan separuh harinya di sekolah dan separuh harinya hanya di dalam kamar,bermain komputer,membaca buku,dan melakukan kegiatan yang amat membosankan,ia tidak pandai bersosialisasi.itu yang membuatnya tak pernah terlihat ceria.
     Keceriaanya semakin hilang ketika mengetahui nilai raport semesternya hancur,padahal ia sudah belajar mati matian.Sehari sebelum libur tiba,ia seperti biasa berjalan pulang melewati lapangan sekolahan.
    Saat itu hatinya sedang jengkel,ia menjumpai kaleng minuman dipinggir jalan,karena marah ia menendangnya kearah lapangan,dan sialnya,botol kaleng itu mengenai kepala kakak kelasnya yang bertubuh seedikit lebih tinggi dari dirinya.mereka menghampiri Sandy.
    “hei anak kuper..!!sudah bosan hidub kau ya..?!”kata salah satu kakak kelasnya.
    “a..maaf kak,aku nggak sengaja,sumpah aku bener bener minta maaf..”
    “tidak sengaja..?menendang sebuah botol kaleng yang tidak ada gunanya dan tepat sasaran ke kepalaku,kau pikir itu tidak sengaja..?!”sentak kakak kelas yang kepalanya terkena botol kaleng yang Sandy tendang.
    “sumpah kak...aku gak sengaja,aku nggak maksud,maaf  banget..”Sandy menegaskan bahwa ia tidak sengaja,ia dikelilingi kakak kakak kelasnya yang artinya ini keadaan buruk.
     “bagiku memberi maaf atau tidak itu tidak berarti,sekarang aku akan memberimu pelajaran....”ujarnya,mereka para kakak kelas Sandy mengepung sandy,mereka bersiap mengeroyok dia.
    Sandy tak bisa lari,ia telah terkepung,ia hanya bisa membela dirinya dengan kemampuan seadanya,tak berlama lama,mereka menyergap Sandy dan memukulinya hingga babak belur,ia ditinggalkan terkapar dengan mulut berdarah,bajunya yang berwarna putih berlengan pendek dengan dasi hitamnya terlihat sangat kotor dan penuh lumpur,ia tidak bangkit,tubuhnya lemas,hari makin sore,semua meninggalkan lapangan,hujan rintik rintik dan makin lama makin deras mengguyur lapangan,waktu menunjukan pukul setengah lima sore,langit diselimuti awan gelap.ia bangkit dan berjalan sempoyongan menuju tepi lapangan,merenungi hari paling sial dan tidak membahagiakanya.
    Memang ia tidak pernah merasa bahagia tapi ini adalah hari paling sialnya.hujan terus mengguyur hingga dirinya basah kuyup,ia tetap duduk di pinggir lapangan sendirian diguyur hujan,ia seperti orang yang putus asa.
    Tiba tiba sebuah petir menggelegar beberapa kali,tak lama kemudian sebuah petir menyambar tepat di tengah lapangan,hal itu membuat Sandy kaget dan tercengang.ia berdiri dan melihat lapangan yang tersambar petir tanahnya berhamburan.
     Ia mendekatinya,ia begitu kaget ketika melihat seorang gadis terkapar di tengah lapangan,gadis itu tidak ia lihat sebelumnya,gadis itu tiba tiba muncul setelah petir menyambar.
    Sandy mendekatinya,penasaran,ia berfikir gadis itu sudah mati.ia menyentuhnya dan mencoba membangunkanya.
    “hei...hei..!kau tidak apa apa?hei bangunlah..!”sandy berusaha membangunkanya,ia benar benar bingung,apa yang harus ia lakukan,tak ada seorangpun di lapangan,hanya dia sendiri dan gadis misterius itu.
    Ia memeriksa denyut nadinya,gadis itu masih hidub,ia hanya pingsan,sesaat gadis itu membuka matanya,ia tak bisa bergerak dan pingsan.
    “hei..hei...!!!waduh gimana nih...mana sepi lagi..sial banget hari ini..”ia menolong gadis sesusianya itu,ia mengangkat tanganya dan membantunya berjalan,hujan masih mengguyur deras.sandy berjalan ke pinggir lapangan sambil membantu gadis itu berjalan. Tiba tiba dari belakang,Ardhi,anak yang sekelas dengan sandy yang tak begitu akrab muncul.
     “hei...siapa dia..?apa yang kau lakukan..!!??”tanyanya tiba tiba.
    “sudahlah,jangan aneh aneh,bantu aku menolongnya,aku menemukanya tersambar petir di tengah lapangan,cepat bantu aku,berat...”kata Sandy,Ardhipun segera menolongnya mereka berdua membantu gadis itu.
     “mau kau bawa kemana anak ini..?”tanya Ardhi.
     “akan ku bawa ke kontrakan ku,aku tinggal bersama kakak perempuanku,mungkin dia sudah pulang kerja sekarang,dan mungkin dia bisa menolong gadis ini.”ujar Sandy.
     Tak lama kemudian mereka sampai di depan pintu kontrakan Sandy mengetuk pintu,pintupun terbuka,kakak perempuan Sandy membukanya dan kaget melihat mereka bertiga.
     “hei...ada apa dengan mu..?!siapa dia..?! apa yang kau lakukan..?!”tanya kakaknya.
    “haduh...!cerewet..sudah cepat tolong kami...kami basah kuyup..”mereka masuk ke rumah kontrakan sandy.sandy menjelaskan pada kakaknya bahwa ia menemukan gadis misterius itu di tengah lapangan tersambar petir.
    “sudah aku akan merawatnya di kamar,aku akan mengganti bajunya yang basah dan gosong ini..kalian ganti baju juga,nanti masuk angin...”kata kakaknya.
    “baik kak.”
    “lho heh..nunggu apa kau..?!keluar,aku akan merawatnya”
   “oh iya maaf,”sandy ganti baju dan memberikan baju untuk ganti Ardhi.Ardhi adalah teman sekelas Sandy,namun tidak begitu akrab,karena Sandy tidak pernah berteman sama sekali.
     “terimakasih sudah membantu ku...”kata Sandy yang duduk diruang tamu bersama Ardhi.
     “oh..tak masalah,ngomong ngomong siapa gadis itu?”
     “aku juga bingung,sebenarnya aku menemukanya secara misterius,tadi sore aku merenung dipinggir lapangan sendirian diguyur hujan deras,tak ada siapapun,aku yakin itu,tiba tiba petir menyambar dan aku melihat gadis itu tiba tiba ada di tengah lapangan yang tersambar.”
     “hah..tidak mungkin..!”kata ardhi.
    “ya..aku tahu itu sulit dipercaya,aku juga tak percaya  dengan apa yang kulihat,tapi memang itu yang terjadi.”hujan pun reda,Ardhi kembali pulang.
     Sandy tertidur di ruang tamu hingga esok hari.keesokan harinya ia bangun,hari libur telah tiba,hari paling menjengkelkan paling membosankan dan paling sial yang pernah terpikir oleh Sandy.mungkin satu minggu ini hanya akan ia habiskan dengan menonton tv,bermain komputer,dan membaca buku,ia sama sekali tak punya teman.
    Gadis itu bangun,dan menuju ruang tamu,menggunakan baju milik kakak Sandy.
    “oh..kau sudah bangun..?”kata Sandy bertanya pada gadis itu.
    “a..iya...tapi dimana aku ini..?”
    “kau ada di rumah kontrakanku,sore kemarin kau kutemukan di lapangan tersambar petir.jadi aku dan temanku membawamu kemari.”
    “aku tersambar petir..?!tapi...hah dan baju ku..?!!”
    “oh tenang saja,itu baju kakak perempuanku,dia yang mengganti bajumu,bukan aku...lagi pula baju itu jauh kelihatan bagus jika kau yang pakai.”kata Sandy.
    “heh...apa maksudmu.?!kalau aku yang pakai jadi kelihatan jelek gitu..?!”kata kakaknya yang tiba tiba muncul.
     “eh..e...enggak gitu..tapi..hanya gak bagus..heh.heheh.”
    “itu sama saja dasar bodoh...dasar kau.”ujar kakaknya, “bagaimana keadaanmu,sudah membaik..?”lanjut kakaknya bertanya pada gadis itu.
     “oh..iya terimakasih telah menolong..”kata gadis itu.
    “iya,tapi yang menolong mu,adik ku yang kuper ini,namanya Sandy,jelek bukan...?”kata kakaknya bercanda.
     “heh...”Sandy menyentak.
     “terimakasih sandy...”
     “o..tak maslaah,tapi siapa namamu.?”
    “namaku,Venia...Venia putri.panggil saja aku Nia.”ujarnya.
     “darimana kau berasal,dan bagaimana kau bisa...”
     “entahlah,aku lari dari rumahku,karena ayahku sangat menjengkelkan,tiba tiba,dari langit ada cahaya terang dan aku tak sadarkan diri.”jelasnya.
     “kalau begitu,kau harus segera pulang,ayahmu pasti cemas.”sahut Sandy.
    “kau benar,tapi aku sama sekali tak mengenal daerah ini.”
    “oke,nanti akan kubantu...sekarang aku mau mengerjakan sedikit PR dari sekolah dulu ya..”Sandy mengeluarkan buku sekolahnya dan mengeluarkan buku Atlas peta dunia.kakaknya pergi ke dapur untuk membuat makanan
    “ini kan hari libur,bukanya seharusnya kau bersenang senang dengan temanmu..”kata Nia yang bersama Sandy di ruang tamu.
    “ehmm..sebenarnya,aku tak pernah punya teman,jadi aku hanya menghabiskan hari yang panjang ini didalam rumah menyedihkan ini.”
     “tidak punya teman?bagaimana bisa..?kau tak boleh terus terusan belajar seperti ini,kau sekali kali juga harus bersosialisasi..”
     “ya...mau bagaimana lagi,aku cenderung menutup diri,dan aku sukar untuk bersosialisasi,tapi yang membuatku jengkel adalah nilai raport semesterku kemarin benar benar hancur,padahal aku sudah belajar,benar benar liburan yang sial.”
     “semester?apa itu..?”
     “hah..?kau tidak tahu?kau bercanda kan?”
     “tidak..aku benar benar tidak mengerti..apa itu semester..?”
     “Satu semester itu sama dengan enam bulan,masa kau tidak tahu.?bagaimana dengan sekolahmu?”
     “disekolahku raport hanya diberikan saat kenaikan kelas,waktu sekolah kami hanya tujuh jam,dimulai pukul lima pagi.”jawabnya.
     “hah..sekolah macam apa itu,kau sekolah dimana sih..?”
     “di SMA negeri lima Artajaya.”jawab Nia.
     “Artajaya,apa itu?baru dengar aku ada SMA seperti itu,kau bukan dari daerah sini ya.?”
     “aku tidak tahu,aku keluar rumah hanya berjalan kaki,tiba tiba ada cahaya datang dan aku pingsan.”
     “kepalamu tidak terbentur apa apa kan?”
    “ya enggaklah,kau pikir aku gila..daerah apa sih ini aneh sekali..”
    Nia mengambil atlas milik Sandy yang sedang mengerjakan tugas sekolahnya,ia iseng iseng membacanya.dan ia melihat peta Dunia.
    “eh..neng,kebalik bacanya...”ujar Sandy melihat Nia membaca peta dunia secara terbalik.
    “terbalik apanya,jelas jelas kutub utara ada disini.”ujar Nia sambil menunjukan lokasi kutub utara dengan jari menunjuk benua antartika.
    “lho..itu kutub selatan,itu benua antartika,lihat saja tulisanya.”
    “lho kok...benar tulisanya terbalik,atlas ini salah cetak,ini produk gagal.”
     “hah ...produk gagal dari hongkong..!,semua atlas dibumi ini memang begitu neng,pernah buka atlas gak sih?”tanya Sandy.
     “lho,disekolahku memang gitu,aneh banget,ini kutub utara,benua asia ada di bagian selatan,dan kita ada di utara,di indonesia.”
    Mereka berdua saling berdebat masalah atlas,perdebatan yang sangat konyol.dan konyolnya,Nia ngeyel kalau matahari terbit dari barat,dan tenggelam di timur.
    “haduh...ya udahlah,nyerah aku..”kata sandy,
    Bel rumah berbunyi,Sandy membuka pintu,ternyata Ardhi yang datang.
    “eh kau ardhi,ayo masuk...”
    “oh..halo,kau sudah baikan?”tanya Ardhi pada Nia.
     “iya, siapa kau?”
     “dia Ardhi,dia yang membantuku menolongmu ketika tersambar petir”
    “oh terimakasih Ardhi..”
    “ini San,terimakasih,aku kembalikan bajumu”ia mengembalikan baju Sandy yang ia gunakan untuk ganti kemarin.
    “oh sama sama.”
    “ya sudah ya,aku mau pergi dulu,mau ikut..?”Ardhi bangkit dari kursi dan hendak pergi.
    “mau kemana?”kata Nia.
    “aku mau refresing habis ulangan,mungkin kelapangan berumput di sebelah danau.”katanya.
     “aku boleh ikut.”kata nia.
    “tentu saja.”
     “ayo sandy,kau harus ikut..”kata Nia
    “ah tidak,aku harus menyelesaikan tugas ini.”
     “ah sudahlah,lupakan peta konyolmu itu..”Nia menarik tangan Sandy dan membawanya keluar.
     Mereka bertiga jalan jalan ke dekat danau,menikmati angin yang sejuk.
     “kau tahu,ini pertama kalinya aku keluar bersama orang lain..”kata Sandy.
    “kenapa?”tanya Ardhi.
    “bisa dibilang aku anak Kuper,aku tak punya teman,aku sangat jarang sekali keluar rumah kecuali hanya untuk membeli kebutuhan atau sekolah.”ujar Sandy.
     “jadi itu yang membuatmu selalu murung di kelas,kau harus lebih membuka diri san...sebenarnya kau punya banyak teman,tapi tali mu belum terikat.”ujar Ardhi.
    “menurutmu,liburan ini membosankan san..?”tanya Nia yang duduk di tengah sambil menatap danau.
    “ya,semua hari hariku sama membosankanya,tapi liburan ini sangat membosankan.”
    “kalau aku,keluar rumah karena sikap ayahku yang sok mengatur ngatur,aku bukan lagi anak kecil,aku bisa menentukan keputusanku sendiri,makanya aku keluar,eh malah tertimpa sial.”kata Nia.
    “bagaimana kalau kita isi seminggu ini dengan hal hal menyenangkan,yang akan menghilangkan kebosanan terhadap dunia yang luas tapi sempit ini.dan juga sambil mencari rumah Nia.”
    “bersama..?”sahut Sandy dengan ekspresi bodoh.
    “ya...sekarang kita semua teman”ujar Ardhi.
     “teman..?”
     “iya teman,dasar bodoh,sekumpulan orang yang saling melengkapi kakurangan masing masing,membuat hidub kita lengkap,teman adalah kebutuhan pokok seorang manusia,kurasa begitu..”kata Ardhi.
     Sandy hanya tersenyum,ia terlihat lebih bahagia sekarang,sebelumnya ia hanya seorang pemurung yang kesepian.
     Mereka selalu bersenang senang,mereka mengisi hari hari libur mereka dengan kegiatan positif dan menyenangkan,ini pertama kalinya Sandy merasakan kebahagiaan persahabatan,ia sangat senang,dan mudah sekali tersenyum.
     Lima hari berturut turut mereka bertiga bermain bersama,dari bermain bulu tangkis,bersepedah dan lain lain,mereka juga melakukan sebuah perlombaan,yaitu menolong orang sebanyak banyaknya,siapa yang paling banyak membantu orang dialah pemenangnya.
    Tak peduli siapa yang kesusahan,mereka menolongnya,begitu pula Sandy,mulai dari preman,geng motor,orang tua,guru,kakak kelas,tetangga,dan Sandy juga menolong para anggota karate yang sedang maraton,ia dengan suka rela bersama Ardhi dan Nia membawakan air minum mereka.kegiatan yang menyenangkan dan pertamakalinya dalam hidub Sandy.
     Saat mereka pulang,sepedah Nia tergelincir batu,dia terjatuh dan tersungkur ke tanah.Ardhi dan Sandy langsung turun menolongnya.
     “Nia..!kau tak apa?”Sandy langsung menghampirinya.
     “tidak...aku tidak apa apa,hanya sedikit tergores di lututku.”
    “hah...!Ni...kenapa kakimu...cairan apa itu berwarna biru..?”Ardhi kaget melihat lutut Nia yang terluka mengeluarkan cairan biru kental.
     “aku tidak apa apa,ini hanya berdarah.”
    “apa?maksudmu itu darah...cairan biru itu darah..?”tanya Ardhi.
    “ya iyalah...memangnya apa?”
     “Nia?sebenarnya siapa kau ini,mengapa darahmu berwarna biru begitu?”
    “aku tidak mengerti,apa maksud kalian?”
    Sandy memukulkan tanganya ke aspal jalanan hingga mengeluarkan darah. “Kau lihat ini...darah kami berwarna merah,bagaimana bisa darahmu berwarna biru?”ujar Sandy.
     “aku tahu,kita akan menemukan jawabanya pada Alex,Alex anak yang mendapat nilai tertinggi fisika di kelas kita,dia mungkin tahu apa yang sedang terjadi disini.”ujar Ardhi,akhirnya mereka kerumah Alex.
     “katakan Sandy..bagaimana kau menemukan Nia?”tanya Alex.
     “kalian mungkin tidak akan percaya,sebelumnya aku benar benar sendirian di lapangan,dan tiba tiba Venia muncul bersamaan dengan petir yang menyambar,aku menemukanya pingsan,aku bertemu dengan Ardhi dan membawa Venia ke rumah kakak ku...”jelasnya.
     “dan Venia...bagaimana kau bisa sampai disini...?”alex kembali bertanya,ia bertanya pada Nia.
     “entahlah,aku keluar dari rumah,kemudian ada cahaya terang dilangit dan aku tidak sadar,ketika sadar aku sudah ada di tangan Sandy dan dibawa ke rumah kakaknya.”
    “baiklah,ku kira ini hanya sekedar teori,dulu pernah ada teori tentang alam semesta ini,mereka mengatakan bahwa alam semesta ini pararel,artinya ada banyak alam semesta seperti kita,jika disini ada bumi,di alam lain juga ada bumi,dan jika dibumi ada Ardhi,di bumi yang lain juga Ardhi.dan Venia,kau bukan dari dunia ini,kau berasal dari kembaran bumi yang ada di semesta lain.”Alex menjelaskan.
     “apa..?!mustahil,tapi itu mungkin menjelaskan mengapa Nia bersi keras mengatakan bahwa benua Antartika adalah kutub utara.mungkin di bumi pararel lain,posisinya adalah terbalik,dan matahari terbit dari baratnya.”kata Sandy.
    “kau mungkin benar,tapi ini sulit dipercaya,dunia ini pararel....dan yang aku tidak mengerti,bagaimana aku bisa sampai di bumi ini?”ujar Nia.
     “Gelombang tabrakan ruang waktu semesta sementara,para ahli telah menduga bahwa dulu sekali,alam semesta kita bertabarakan dengan alam semesta lain,menciptakan gelombang penghubung pelipat ruang dan waktu,alias portal.karena adanya gelombang tabrakan ruang dan waktu semesta sementara itu,Nia bisa sampai kesini,tepat di area Nia berdiri dan di area Sandy,portal sementara itu muncul,dan itulah yang membuat Nia terjebak ke dunia kita.”
     “bagaimana kita bisa mengembalikan Nia keasalnya..?”tanya Ardhi.
     “fenomena itu terjadi setahun dalam 10 juta tahun,dan dalam setahun itu bisa berkali kali terjadi fenomena seperti itu,artinya kita harus menunggu gelombang tabarakan ruang waktu semesta sementara yang kedua.”
     “Nia....apa kau benar benar ingin pulang..?”tanya Sandy dengan nada sedih.
     “kau benar San...ayahku pasti bingung mencari diriku yang menghilang,aku harus kembali.”ujar Nia yang duduk disebelah Sandy.
     “baiklah kalau begitu,Alex,kira kira kapan dan dimana gelombang apalah yang kau sebut tadi muncul?”tanya Sandy.
    “entahlah,setiap saat,tapi itu biasa muncul di tempat gelombang pertama muncul.”
    “baiklah,sore ini aku akan menolong Venia kembali ke keluarganya....”kata Sandy sambil bangkit dari tempat duduknya.
     “aku akan membantu...”ujar Ardhi.
     “jangan melupakanku,aku juga ikut”sahut Alex
     “kau...”
      “ya,karna kita teman bukan..?”jawab Alex.
      “teman....”Sandy tersenyum.
      Sore harinya,mereka berangkat,mereka berempat,menuju lapangan. bersepeda.sebuah persahabatan yang penuh makna yang muncul hanya dalam beberapa hari,sebuah keajaiban.
     Tiba tiba Nia di cegat din perempatan jalan oleh beberapa pemuda yang ternyata kakak kelas yang memukuli Sandy beberapa hari yang lalu.
    “hentikan...!”teriak Sandy,menghampiri Nia.
     “oh...belum kapok rupanya kau,dasar anak kuper,minta dihajar lagi rupanya.”ujar seorang kakak kelas yang memukul Sandy itu.
     “Tutup mulutmu..!aku sudah tidak lagi sendiri,aku tidaklah kurang pergaulan,aku punya sahabat..”
     Alex dan ardhi menyusul dari belakang membantu Sandy.
     “ohh...ini sahabatmu?lengkap sudah tiga pecundang saling membela...”para pemuda itu mulai mendekat bersiap melumat keempat sekawan itu.
     Hal yang tak diduga duga muncul,dari jalan kanan perempatan muncul sekelompok orang berpakaian preman,dari arah kiri permepatan muncul para geng motor,dan mereka datang untuk membantu orang yang telah membantu mereka,benar,Sandy dan teman temanya pernah menolong para geng motor dan preman,dan dari belakang muncul sekelompok anak karate yang  juga pernah di bantu Sandy.
     “hei bocah...kau tidak sendirian..”ujar seorang preman.
      Semua orang yang membela Sandy bersiap,membuat gentar kakak kelasnya,mereka akan melumat pemuda yang menghina sandy.
     “kalian..cepat pergi dari sini..!”kata anak karate,Sandy dan teman teman berterimakasih dan melanjutkan perjalananya ke lapangan.disana hujan mengguyur deras.awan hitam menyelimuti langit.Nia mulai mendekat ke lapangan diantar tiga orang temanya.
     Cahaya berkilat mulai muncul dari langit. “Ini saat yang tepat,sebentar lagi portal akan terbuka.”teriak Alex.
    Sandy berjalan mendekat ke venia,mereka sedih karena harus berpisah,mungkin untuk selamanya,venia memeluk sandy erat erat,ini adalah liburan paling berharga dalam hidub Sandy.sandy tersenyum melihat Nia yang tersenyum.
     “san...ingat,jangan mengurung diri,kau tidak perlu belajar sekeras itu,yang pertama harus kau pahami bukanlah pelajaran,tapi dirimu sendiri,tak ada orang yang kuat melawan kesepian,kau sekarang punya teman,ingat kau sekarang puya sahabat,dan aku akan selalu terhubung denganmu,dan dengan kalian..”
      “kau juga,jangan main kabur kaburan dari rumah mu,jangan membuat ayahmu risau.orang tua mu tidak membatasi keputusamu,mereka hanya mengarahkanmu ke arah yang seharusnya,kearah kebahagianmu.patuhlah pada ayahmu.”kata sandy sambil tersenyum.,petir menggelegar,sebuah cahaya dilangit sangat terang muncul,saatnya portal terbuka.sandy berjalan mundur.
     “sampai jumpa teman temanku,aku akan sangat merindukan kalian,kalian adalah orang yang paling berkesan didalam hidubku walau hanya beberapa hari bertemu...dan san...jaga dirimu...”ujar Venia yang tubuhnya mulai tersedot portal.
      “sampai jumpa Nia...jadilah anak yang penurut..”mereka melambaikan tangan mereka,sebagai tanda perpisahaan seorang sahabat.Nia masuk keportal dan kembali kedunianya,hujan mereda.sinar mentari diarah barat menerangi lapangan berumput,Sandy menangis terharu harus berpisah dengan orang paling berkesan di hatinya,begitu pula Alex dan Ardhi.mereka semua kini terpisah untuk selamanya,jarak mereka lebih dari miliaran tahun cahaya,namun hati mereka saling terhubung seperti tali yang terikat,terhubung,persahabatan tak mengenal ras,agama,dunia,jarak,Ruang dan waktu.
      Sejak saat itu,Sandy menjadi seorang yang lebih ceria dan bahagia sejak Venia mengajarinya persahabatan,Nia bagai malaikat yang diutus tuhan untuk mengajarinya arti persahabatan.dan kini sandy tak lagi kesepian,ia mempunyai dua sahabat.Ardhi dan alex,mereka bertiga kini menjadi sahabat setia dan tak akan melupakan Nia.
     Saat dikelas,Sandy sering melamun,ia sangat merindukan Nia,merindukan Senyumanya.tapi sandy tak lagi duduk sendiri di belakang,ia duduk disamping Ardhi dan alex.
     Suatu hari,seorang siswi pindahan dari SMA 7 Tarumanegara masuk ke kelas Sandy dengan tangan diperban akibat kecelakaan,namanya adalah Viona,100 % mirip dengan Venia.
     Langsung saja Sandy kaget melihatnya,ia berfikir bahwa Venia telah kembali. “tidak,lihat noda darah diperbanya,warnanya merah.dunia ini pararel,jika disini ada sandy,di bumi yang lain ada Sandy,dan jika dibumi yang lain ada Venia,dibumi ini juga ada Venia yang lain.mungkin dia adalah kembaran venia yang di bumi ini..”ujar Alex.
    “oh iya..kau benar”kata Sandy tersenyum.
     “permisi...boleh aku duduk disini..”kata Viona duduk disebelah Sandy.

TAMAT

Wrtter:Aliffiandika
Catatan:mohon dikoreksi,ditunggu komentnya.

Kata - Kata Kasar (The Tabooness of Profanity)

"Kok kamu ngomong kasar kayak gitu sih?" "Jaga dong mulutmu!" "Kok kowe misuhan seh?" "Why do you cursed ...